Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dongeng

Legenda "Telaga Moyang Manis" (Belitung)

Gambar
Hijau dedaunan tampak menatap ragu. Dahan pohon melambai-lambai lesu tertiup angin. Tanah terlihat retak dan kering. Sumber-sumber mata air sepi dari jamahan penduduk, karena airnya kering kerontang. Tanpa disangka dan diduga musim kemarau kali ini datang lebih awal dari biasanya. Tak hanya itu musim kemarau ini terjadi sangat panjang. Alhasil air di sungai, rawa-rawa, atau sumur menjadi lebih cepat kering. Seluruh penduduk di Pulau Belitung kesulitan mendapatkan air. Tak terkecuali dengan penduduk di Kelekak Pancor. Satu-satunya sumber air yang tidak pernah kering hanya ada di antara dua bukit yang jaraknya lebih kurang 13-14 km dari tempat itu. Tempat itu bernama Selangan Libot (selangan = antara ; libot = dua bukit). Meskipun jaraknya cukup jauh dari Kelekak Pancor penduduk tetap berbondong-bondong berjalan kaki ke Selangan Libot untuk mengambil air. Penduduk silih berganti menuju mata air itu, dari pagi buta hingga malam hari untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Aku haus, aku ha...

Legenda "Nenek Luhu" (Maluku)

Gambar
Gambar hanya ilustrasi Konon pada jaman penjajahan Belanda dahulu, ada sebuah negeri yang bertempat di pulau Seram, Maluku, yaitu negeri Luhu. Negeri Luhu merupakan negeri yang kaya dengan hasil cengkeh. Negeri yang penduduknya tidak terlalu banyak tersebut dipimpin oleh seorang raja yang bernama raja Gimalaha. Gimalaha memiliki seorang permaisuri yang bernama Puar Bulan dan seorang putri yang bernama Ta Ina Luhu. Ta Ina Luhu berarti anak perempuan dari Luhu atau Putri Negeri Luhu atau Putri Luhu. Ta Ina Luhu adalah anak sulung sang raja yang memiliki perangai baik, penurut, berbudi pekerti luhur, rajin beribadah, mandiri serta sayang pada seluruh keluarganya. Selain Ta Ina Luhu, Raja juga mempunyai dua orang putra yaitu Sabadin Luhu dan Kasim Luhu. Suatu ketika, kabar tentang kekayaan negeri Luhu di pulau Seram terdengar oleh tentara Belanda yang berkedudukan di Ambon. Mereka pun menyusun rencana jahat dengan niat ingin menguasai negeri Luhu. Dengan persenjataan lengkap, mereka kemudi...

Dongeng Abu Nawas "Memindahkan Istana ke Gunung"

Gambar
Baginda Raja baru saja membaca kitab tentang kehebatan Raja Sulaiman yang mampu memerintahkan, para jin memindahkan singgasana Ratu Bilqis di dekat istananya. Baginda tiba-tiba merasa tertarik. Hatinya mulai tergelitik untuk melakukan hal yang sama. Mendadak beliau ingin istananya dipindahkan ke atas gunung agar bisa lebih leluasa menikmati pemandangan di sekitar. Dan bukankah hal itu tidak mustahil bisa dilakukan karena ada Abu Nawas yang amat cerdik di negerinya. Tanpa menunggu waktu Abu Nawas segera dipanggil untuk menghadap Baginda Raja Harun Al Rasyid. Setelah Abu Nawas dihadapkan, Baginda bersabda, "Abu Nawas kamu harus memindahkan istanaku ke atas gunung agar aku lebih leluasa melihat negeriku?" tanya Baginda sambil melirik reaksi Abu Nawas. Abu Nawas tidak langsung menjawab. Ia sedang berpikir sejenak hingga keningnya berkerut. Tidak mungkin menolak perintah Baginda kecuali kalau memang ingin dihukum. Akhirnya Abu Nawas terpaksa menyanggupi proyek raksasa itu. Ada sat...

Dongeng "Abu Nawas dan Ayam Panggang"

Gambar
Al kisah Abu Nawas dipanggil Sultan Harun al Rasyid. Sudah lama sultan dendam dengan Abu Nawas. Dia ingin membunuh Abu Nawas, tetapi tidak menemukan akal. Suatu hari dia ingat, bahwa hobi Abu Nawas adalah makan ayam. "nah, ini dia..." Abu Nawas terus dipanggil, dengan disertai undangan kepada khalayak ramai, bahwa Abu Nawas dihukum mati karena kalah berteka-teki melawan sultan. Pada hari yang ditentukan, Abu Nawas datang. Dia disodori ayam panggang. Air liurnya menetes keluar. Tetapi dia terkejut, melihat sultan dikelilingi algojo. "Ada apa Sultan ? " tanya Abu Nawas kepada sultan. "Abu Nawas, ayam panggang ini harus kau nikmati. Jika tidak, kau akan dihukum mati dengan tuduhan menghina sultan. Apapun yang kau kerjakan terhadap ayam itu, aku akan berbuat serupa terhadap kamu" kata sultan. "Apa maksud sultan" tanya abu nawas penuh heran. "Begini, jika kau makan leher, aku akan memotong lehermu. Jika kau maka dada, maka dadamu akan aku belah. ...

Legenda "Si Jelita Boti Bertaso" (Nusa Tenggara Timur)

Gambar
Sejak pertama kali Rogo Rabi merapatkan pinisinya di pesisir selatan bukit Koto yang sekarang menjadi kampung Lomba atau Romba, tak seorang pun yang mengetahui nama asli dari saudari bungsunya. Para pedagang, orang-orang yang kebetulan melintas dan atau melewati tempat tersebut hanya mengetahui kalau saudari bungsu Rogo Rabi adalah seorang gadis berparas jelita dan cantik. Kecantikannya bahkan menjadi buah bibir, tidak hanya di antara para pengawal dan orang-orang kepercayaan Rogo Rabi sendiri, tetapi juga sampai ke warga di kampung-kampung sekitarnya. Rambutnya yang lurus terurai, alis matanya yang tipis, bola matanya yang bening, serta senyumnya yang menyapa menjadi serupa bulatan purnama sempurna. Bahkan sebagian pemuda atau laki-laki yang lain sampai tak sanggup untuk melukiskan kecantikan saudari bungsu Rogo Rabi itu. Bening kulitnya membuat setiap mata pemuda atau laki-laki hanya bisa menggambarkan dan melukiskannya sebagai sesuatu yang indah. Salah satu pelukisan dan penggambar...

Legenda "Asal-Usul Penduduk Merem" (Papua)

Gambar
Zaman dahulu hiduplah seorang laki-laki bernama Woiram. Dia bertempat tingga di kampung Merem. Istrinya bernama Bonadebu. Lelaki itu seorang yang taat beribadah dan taat pula kepada pemerintahan. Woiram menikah dengan Bonadebu tidak mendam-bakan keturunan, tetapi hanya sekedar menjaga harga diri sebagai seorang lelaki. Oleh karena setiap harinya dia tidak tinggal serumah dengan istrinya padahal mereka satu kampung. Perjalanan rumah tangga yang mereka alami cukup lama. Kehidupan mereka juga cukup bahagia, tetapi nampaknya agak terganggu, karena sang istri mendambakan keturunan, tetapi harapan ini tidak dikabulkan oleh suaminya, karena dia sudah berjanji kepada dewa untuk tidak punya keturunan. Pada suatu hari Woiram punya keinginan punya anak. Dia sebagai orang yang taat beribadah, sehingga setiap saat memohon kepada raja tanah, penguasa alam serta bintang di langit, agar dikaruniani anak. Untuk melangsungkan hidup berumah tangga pekerjaan Wairorn yaitu berburu dan berkebun. Sebelum per...

SOAL | Menghubungkan Isi Dongeng dengan Realitas Masa Kini

Gambar
Perhatikan kutipan dongeng berikut! Alkisah, di sebuah lereng pegunungan ada sebuah desa yang permai. Hampir seluruh penduduk di sana bermata pencaharian sebagai pencari kayu. Mereka memanfaatkan hutan yang ada di sekitar permukiman mereka. Pohon-pohonnya besar dan berdaun lebat. Awalnya mereka hanya mau menebang pohon yang sudah tua, tetapi akhirnya mereka menjadi lupa diri. Para penebang kayu ini sudah tak peduli lagi. Meskipun usia pohonnya masih muda, mereka tetap saja menebangnya. Suatu ketika Riri dan Nena bermain-main ke bukit. Dua gadis cilik ini ingin mencari bunga dan kupu-kupu di sana. Akan tetapi, alangkah kagetnya kedua gadis cilik ini. Bukit yang dulu mereka kenal, kini sudah berbeda sama sekali. Bukit itu menjadi tandus. Pohon besar nan rimbun sudah sulit sekali mereka temui. Bunga-bunga yang indah telah berubah menjadi alang-alang yang tak terurus. Kupu-kupu telah pergi entah ke mana. Dongeng “Petuah Pohon Tua” karya Habib Kaitan kutipan dongeng di atas dengan realitas ...

SOAL | Menemukan Hal yang Menarik dari Dongeng

Gambar
Simaklah kutipan dongeng berikut! Si Kancil berjalan berjingkat-jingkat di kebun Pak Tani. Kancil hendak mencuri mentimun. Di tengah kebun ada boneka orang-orangan, si Kancil tidak takut malah menendang boneka itu. Ternyata boneka orang-orangan itu telah diberi getah nangka sehingga kaki si Kancil menempel pada boneka itu dam sulit dilepaskan. Kemudian Pak Tani datang menangkap Kancil. Hal menarik yang terdapat dalam kutipan dongeng di atas adalah...... a. Si Kancil yang nakal dan terperangkap b. Si Kancil yang suka mencuri dan terperangkap c. Si Kancil yang sombong dan terperangkap d. Si Kancil yang malas dan terperangkap Dongeng Ikan Lebai Suka Kenduri Menurut sahibul hikayat diriwayatkan pula, konon abuk-debu yang beterbangan selama ini menuju laut menjadi sejenis ikan. Banyak sekali ikan itu hidup memenuhi karang, para nelayan menyebutnya “Ikan Lebai” karena mengambil nama Wak Lebai yang membangun kampung berabuk-debu asal ikan itu. Bibir ikan itu tebal berkelebai, suka memungut-mu...

Ciri-ciri dan Contoh Saga (Sage)

Gambar
Kamu pernah mendengar Saga (Sage)? Ya, Saga adalah dongeng yang mengandung unsur sejarah yang menceritakan keberanian/ kepahlawanan seseorang. Saga seperti halnya mitos dan legenda, termasuk dalam kelompok dongeng. Contoh: Hang Tuah, Calon Arang, Ciung Wanara, Airlangga. Ciri-ciri Saga : 1. Anonim (tidak diketahui siapa pengarangnya) 2. Dari segi tema relatif sama antara saga yang satu dengan saga yang lain 3. Bahasanya menunjukkan bentuk-bentuk yang tradisional 4. Berasal dari cerita mulut ke mulut (secara lisan) 5. Menjadi milik masyarakat secara umum. 6. Tidak memperhatikan perurutan waktu 7. Kejadian-kejadiannya (tidak kronologis) 8. Nama-nama tempat terjadinya perisitiwa tidak jelas. 9. Sebagian besar bersifat istana sentris (cerita seputar istana/ kerajaan) Berikut Saga Ciung Wanara: Prabu Barma Wijaya Kusuma memerintah kerajaan Galuh yang sangat luas. Permaisurinya 2 orang. Yang pertama bernama Pohaci Naganingrum dan yang kedua bernama Dewi Pangrenyep. Keduanya sedang mengandung...

Dongeng Abunawas "Menjebak Pencuri Domba"

Gambar
Untuk persiapan Hari Raya Qurban, Abunawas membeli seekor anak domba. Anak domba tersebut rencananya akan dipeliharanya dan dijual pada hari raya qurban nanti. Diharapkan anak domba tersebut sudah menjadi gemuk dan besar pada saatnya nanti. “Tentu harganya akan mahal,” lamun Abunawas” dan aku pasti untung besar.” Tapi untung tak dapat diraih, malah tak bisa ditolak. Belum dua hari Abunawas memeliharanya, tiba-tiba anak domba itu hilang dicuri orang. Dapat dibayangkan betapa sedihnya hati abunawas. “Tega benar pencuri itu padaku,” gumam abunawas. “padahal aku membelinya dengan susah payah.” Berhari-hari Abunawas mencarinya, tapi tidak ketemu juga. Dari pengalamannya, pencuri domba itu bukan orang jauh. Kalau bukan tetangga, pasti orang-orang di dekat sini saja. Tapi bagaimana memastikan bahwa merekalah pencurinya? Seminggu kemudian, abunawas diundang tasyakuran. Yang mengundang adalah tetangga dekatnya yang bernama Towos. Selain abunawas, towos juga mengundang Pak H...

Dongeng Abu Nawas "Menjebak Si Tukang Sihir"

Gambar
Abunawas mempunyai burung nuri yang sangat lucu. Baginda Harun Alrasyid ingin memilikinya. "Kalau kau berniat menjualnya, jangan ditawarkan kepada orang lain. tawarkan saja kepadaku. berapa pun harganya, aku akan membayarnya," ujar Baginda kepada Abunawas. Abunawas tidak menjawab Dia hanya mengangguk. Tapi dalam hari, dia berakta mana mungkin aku menjual burung yang tidak berharga ini kepada Baginda. Keesokan paginya, abunawas datang ke Istana. Dia datang dengan membawa burung nuri yang diinginkan baginda itu. Abunawas tidak ingin menjualnya. Dia ingin memberikan Cuma-Cuma kepada baginda. Tapi di pintu gerbang istana, dua orang pengawal menahannya. “Siapa kamu? Ada keperluan apa menghadap baginda ?” hardik kedua pengawal dengan wajah bengis. Rupanya kedua orang pengawal istana tersebut adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Abudahi yang selalu ingin mencelakakan Abunawas. “Aku hendak menyerahkan burung nuri ini kepada baginda karena beliau sangat menyukainya,” jawab abunawa...

Dongeng "Abu Nawas Menang Lomba"

Gambar
Pada suatu hari yang cerah, Raja Harun Ar-Rasyid dan para pengawalnya meninggalkan istana untuk berburu. Namun, di tengah perjalanan, salah satu pejabat kerajaan yang bernama Abu Jahil menyusul dengan terengah-engah di atas kudanya. “Baginda… Baginda…. hamba mau mengusulkan sesuatu” katanya Abu Jahil mendekati sang Raja. “Apa usul mu itu wahai Abu Jahil?. tanya Raja. “Agar acara berburu ini menarik dan disaksikan banyak penduduk, bagaimana kalau kita sayembarakan saja?” ujar Abu Jahil dengan raut wajah serius. Baginda Raja terdiam sejenak dan mengangguk-angguk. “Hamba ingin beradu ketangkasan dengan Abunawas, dan nanti pemenangnya akan mendapatkan sepundi uang emas. Tapi, kalau kalah, hukumannya adalah dengan memandikan kuda-kuda istana selama 1 bulan” tutur Abu Jahil meyakinkan Raja. Terompet Sayembara Ditiup Akhirnya sang Raja menyetujui usulan Abu Jahil tersebut. Hitung-hitung sayembara itu akan memberikan hiburan kepadanya. Maka, dipanggillah Abunawas untuk menghadap, dan setelah m...

Legenda "Sawerigading" (Sulawesi Selatan)

Gambar
Syahdan, di sebuah hulu sungai Saqdan – Sulawesi Selatan – hiduplah seorang anak manusia yang bernama Sawerigading. Dikisahkan, bahwa ayah Sawerigading memiliki dua orang istri, yang pertama dari bangsa manusia dan istri kedua dari bangsa jin. Dari istri yang pertama lahirlah sepasang anak kembar. Satunya berjenis kelamin laki-laki yang kelak bernama Sawerigading. Dan satunya lagi berjenis kelamin perempuan. Sejak kecil sepasang anak kembar ini dipisahkan oleh orang tuanya tanpa alasan yang jelas. Ringkas cerita Sawerigading kecil telah tumbuh menjadi dewasa. Keinginan untuk memiliki pendamping hidup mulai bersemi dalam jiwanya. Sampai suatu saat ia bertemu dengan saudara kembarnya. Rasa cinta, dan keinginan untuk saling memiliki tumbuh begitu saja saat pertama kali Sawerigading menatap paras cantik saudara kembarnya. Karena sekian lama dipisahkan, mereka tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka berdua adalah saudara kandung. Ayahnya yang mengetahui bahwa Sawerigading telah jatuh cinta ...

Cara Menceritakan Kembali Dongeng yang Dibaca/ Didengar

Gambar
Cara Menceritakan Kembali Dongeng yang Dibaca/ Didengar-- Dongeng memang sangat menarik untuk didengarkan dan dibacakan. Selain itu, dongeng juga menarik untuk diceritakan kembali baik secara tertulis maupun lisan. Meskipun diceritakan berkali-kali, pendengar tidak akan pernah bosan mendengarkan dongeng. Di kelas 7, kamu akan berlatih menceritakan kembali dongeng yang telah dibacakan. Bagaimana caranya? Berikut cara/ langkah-langkah menceritakan kembali dongeng yang dibaca dengan baik. 1. Dengarkan atau baca dongeng dengan saksama dari awal sampai akhir, jangan membaca melompat-lompat. 2. Catatlah tema, tokoh, sifat tokoh, dan latarnya. Ini akan membantu kamu dalam menceritakan kembali isi dongeng. Saat menceritakan kembali isi dongeng si pencerita harus mengacu pada tema, tokoh, sifat tokoh, dan latar dongeng yang didengarkan atau dibaca tersebut. 3. Catat semua peristiwa (alur) yang terdapat dalam dongeng secara garis besarnya saja. 4. Ceritakan kembali isi dongeng dengan kalimatmu ...

Legenda "Panglima Lidah Hitam" (Sulawesi Selatan)

Gambar
Pada zaman dahulu kala di sebuah puncak bukit di Napo, berkuasa seorang raja yang bernama Raja Balinapa. Raja ini sangat aneh, sudah berkuasa tiga puluh tahun lebih tetapi tidak mau melepaskan tahtanya. Jangankan kepada orang lain, kepada anaknya sendiri ia tak mau mewariskan kekuasaan kerajaannya itu. Ia ingin berkuasa terus sepanjang masa, padahal semakin hari usianya semakin bertambah. Dan tidak ada manusia yang abadi. Tiap manusia pada akhirnya pasti akan mati. Raja Balinapa selalu berusaha keras menjaga kesehatan badannya, baik dengan olahraga secara teratur, latihan perang, maupun berburu. Tidak lupa rajin minum jamu dan obat ramuan tabib terkenal, semua itu dilakukannya agar dapat berumur panjang. Karena tidak mau mewariskan kekuasaanya, maka ia hanya mempunyai anak-anak perempuan. Tiap permaisurinya melahirkan anak laki-laki ia langsung membunuhnya, agar nanti tidak dapat merebut kekuasaan kerajaannya. Tiap kali Permaisuri hamil ia selalu cemas. Jangan-jangan anaknya laki-laki....

Legenda "Manusia Ular" (Kalimantan Tengah)

Gambar
Dahulu ada seseorang yang bernama Sangi. Dia adalah seorang pemburu yang tangguh. Sangi pandai menyumpit buruan,Sumpitnya selalu mengenai sasaran.Setiap kali berburu ia selalu berhasil membawa pulang daging babi hutan dan daging rusa. Sangi bertempat tinggaldi daerah aliran sungai Mahoroi,anak sungai Kahayan.Pada suatu hari sangi berburu dari pagi hingga petang namun tak mendapatkan seekor pun binatang.Keadaan ini membuat ia kesal.Karena hari mulai sore,ia pun pulanglah dengan tangan kosong.Didalam perjalanan pulang ia melihat bahwa air tepi sungai sangatlah keruh.Ini bertanda bahwa babi hutan baru saja minum air di sana.Dugaannya di perkuat oleh jejak kaki babi hutan. Dengan penuh harapan Sangi terus mengikuti jejak bimatang itu.Benar saja,tak jauh di sana ia menemukan babi hutan tersebut,tetapi dalam keadaan yang sangat mengerikan.sebagian dari tubuh babi hutan itu berada di dalam seekor mulut ular raksasa.Pemandangan mengerikan ini sangat membuat takut Sangi.Ia tak dapat lari sehing...

Legenda "Danau Toba" (Sumatera Utara)

Gambar
Pada zaman dahulu kala hidup seorang petani bernama Toba yang menyendiri di sebuah lembah yang landai dan subur. Petani itu mengerjakan sawah dan ladang untuk keperluan hidupnya. Selain mengerjakan ladangnya, kadang-kadang lelaki itu pergi memancing ikan ke sungai yang berada tak jauh dari rumahnya. Setiap kali dia memancing, ia selalu saja pulang membawa ikan, karena di sungai yang jernih itu memang banyak sekali ikan. Ikan hasil pancingannya dia masak untuk dimakan. Pada suatu sore, setelah pulang dari ladang lelaki itu langsung pergi ke sungai untuk memancing. Tetapi sudah cukup lama dia memancing, tak seekor ikan pun didapatnya. Kejadian yang begitu belum pernah dia alami. Sebab biasanya ikan di sungai itu mudah saja dia pancing. Karena sudah terlalu lama tak ada juga kan yang memakan umpan pancingnya, dia jadi kesal dan memutuskan untuk berhenti saja memancing. Tetapi ketika dia hendak menarik pancingnya, tiba-tiba pancing itu disambar ikan yang langsung menarik pancing itu jauh k...